Berita

Wakil Kab. Bantul Kembali Terpilih dalam Adhikarya Pangan Nusantara 2016 Tingkat Nasional

Selasa Pon, 29 November 2016 09:19 WIB 570

foto
Retnosyari S., STP. dari Kelompok "Progress Jogja" dan Ishartatik dari Poknak Itik "Unggul Mulyo" berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara saat Pemberian Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2016

Kab. Bantul patut berbangga, dua wakillnya kembali terpilih dalam Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) tingkat Nasional tahun 2016 untuk kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan. Dalam kategori ini  merupakan Kelompok/gabungan kelompok masyarakat/kelembagaan ekonomi pelaku usaha pangan skala kecil dan menengah yang berhasil mengelola kegiatan produksi pangan/pemberdayaan masyarakat/pengembangan industri pangan olahan/perakitan teknologi pangan dalam mewujudkan Kedaulatan Pangan, Kemandirian Pangan, dan Ketahanan Pangan

 

Setelah melalui verifikasi  lapangan oleh Tim Pusat  APN pada 3 November 2016 lalu,  yang berhasil maju ke tingkat Nasional dari Kab. Bantul adalah :

a. Kelompok Progress Jogja, Kwasen RT 01, Ds. Srimartani, Kec. Piyungan –Kategori Pelaku (Industri/Perakitan Teknologi Pangan Olahan)
- Kelompok ini mengolah dan memasarkan makanan dan minuman tradisional dalam kemasan modern, memilki tiga divisi pengolahan yaitu : minuman rempah-rempah, tepung bebas gluten dan keripik dari bahan lokal tanpa penggunaan MSG

b. Kelompok Ternak Itik “Unggul Mulyo”, Dn. Bondalem, Ds. Sumbermulyo, Kec. Bambanglipuro –Kategori Pelaku (Produksi)
- dalam menjaga produktivitasnya, kelompok ini selalu menggunakan bibit unggul, melakukan seleksi mulai dari DOD, calon induk dan pejantan juga bekerja sama dengan poskeswan untuk mengendalikan penyakit.

 

Mereka akan menerima  penghargaan  bersama  dengan    wakil    lainnya    dari    seluruh  Indonesia pada 30 November 2016 di   Istana Negara serta berkesempatan untuk beramah tamah dengan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Penerima penghargaan diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat, aparatur pemerintah, dan pejabat pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sampai dengan perseorangan. (PM)