Statistik Pengunjung

  • Pengunjung: 29072
  • Online: 5
  • Hari ini: 27

VISI DAN MISI

Visi

Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Bantul dengan didukung oleh Ketahanan Pangan yang mantap dan berkelanjutan serta sistem Penyuluhan yang partisipatif, efektif dan efisien

  1. Sejahtera, adalah menunjukkan keadaan yang baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, sehat dan damai
  2. Pangan, adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air baik yang diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia.
  3. Ketahanan Pangan, adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau.
  4. Ketahanan Pangan yang mantap, adalah kondisi dari suatu keterkaitan yang padu di sepanjang sistem ketahanan pangan, mulai dari sub sistem ketersediaan dan kewaspadaan pangan, sub sistem distribusi dan akses pangan hingga sub sistem konsumsi dan keamanan pangan.
  5. Penyuluhan diartikan sebagai proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya penyuluhan lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup.
  6. Sistem penyuluhan, adalah seluruh rangkaian pengembangan kemampuan, penngetahuan ketrampilan serta sikap pelaku utama dan pelaku usaha melalui penyuluhan.
  7. Partisipatif, adalah semua anggota terlibat dan memiliki hak serta kewajiban yang sama dalam mengembangkan serta mengolah (merencanakan, melaksanakan serta melakukan penilaian kinerja)
  8. Efektif, adalah suatu kegiatan yang dapat membawa hasil atau berhasil guna
  9. Efisien, adalah ketepatan dan kesesuaian kegiatan untuk menghasilkan sesuatu dengan tidak membuang waktu, tenaga dan biaya

Misi

Misi 1. Memantapkan tersedianya pangan dan cadangan pangan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga:

  1. Pemantapan kebutuhan pangan yaitu pada posisi 2.000 kalori per hari dan protein 52 gram per kapita per hari
  2. Pemberdayaan Lumbung Pangan yaitu sejumlah 16 unit
  3. Pengembangan Desa Mandiri Pangan yaitu sejumlah 15 desa mandiri pangan

Misi 2. Meningkatkan pengembangan distribusi dan akses pangan untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga, meningkatkan keberdayaan dan kemandirian masyarakat/petani untuk membangun ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal :

  1. Memfasilitasi kelembagaan keamanan pangan produk pertanian segar dan olahan dalam pelaksanaan sertifikasi/ pelabelan prima dan PMHP
  2. Penanganan keamanan pangan melalui SKPT yang meliputi jejaring keamanan pangan, jejaring intelegen keamanan pangan dan jejaring promosi keamanan pangan
  3. Penanganan daerah rawan pangan melalui SIDI (Sistem Informasi Dini) dan penyusunan peta rawan pangan melalui Sistem Keamanan Pangan dan Gizi (SKPG)

Misi 3. Meningkatkan mutu konsumsi yang berbasis Beragam, Berimbang, Bergizi dan Aman (B3A), melalui diversifikasi pangan yang berbasis bahan baku pangan lokal dan kewaspadaan pangan untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan, meningkatkan pengembangan mutu dan keamanan pangan masyarakat:

  1. Penguatan LDPM (Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat) sejumlah 15 LDPM
  2. Pengembangan informasi harga pangan yaitu terinformasi-kannya harga pangan di kabupaten/kota setiap tahun
  3. Peningkatan mutu konsumsi masyarakat yaitu pada posisi 2.000 kilokalori per kapita per hari dan 52 gram protein per kapita per hari
  4. Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan berbasis pangan lokal yaitu pada posisi PPH mendekati skor 95

Misi 4. Meningkatkan kemampuan dan peranserta kelembagaan petani dalam pelaksanaan penyuluhan :

  1. Peningkatan Kualitas Tenaga Penyuluh sejumlah 73 orang penyuluh setiap tahun
  2. Penataan Kelembagaan Penyuluhan yaitu terfasilitasinya peran BPP sebanyak 17 BPP
  3. Peningkatan Kelembagaan dan Kepemimpinan yaitu terwujudnya peningkatan kelas kelompok 30 kelompok tani setiap tahun, peningkatan kemampuan petani dan pemangku kepentingan lain rata-rata 100 orang per tahun
  4. Peningkatan Penyelenggaraan Penyuluhan yaitu tersusunnya programa penyuluhan setiap tahun dan terfasilitasinya pelaksanaan penyuluhan sampai dengan 17 BPP

Misi 5. Mengembangkan sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan sesuai kearifan lokal dan kebutuhan petani, nelayan dan masyarakat :

  1. Integrasi Perencanaan Pengendalian Program Ketahanan Pangan dan Penyuluhan yaitu terselenggaranya kegiatan penyusunan perencanaan program, monitoring, evaluasi dan pelaporan, pengelolaan data informasi, pengembangan kerjasama dan pengelolaan administrasi keuangan setiap tahun
  2. Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM aparatur yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas SDM baik yang menjabat fungsional maupun non fungsional
  3. Peningkatan kapasitas sarana/prasarana yang mendukung kelancaran kegiatan Badan